PROMO JANUARI 2017

Polo Shirt Bordir

Polo Shirt Bordir


Polo shirt bordir, harga kaos polo bordir, bordir kaos polo satuan, konveksi polo shirt jakarta, harga kaos polo shirt bordir, harga kaos polo bordir bandung, bordir polo shirt satuan, konveksi kaos polo, kaos polos bordir



Kaos polo menggunakan bordir adlh jawaban yg Pas utk Perusahaan atau Company anda yg sdng mencari alternatif seragam dinas atau ingin membuat altneratif seragam dinas selain seragam dinas utama yg terbuat dari bahan kain drill sprt seragam dinas dinas kantor sehari-hari. 

Kaos polo menggunakan bordir sangat cocok digunakan pada hari selanjutnya setelah pemakain seragam dinas kain drill sehingga Pakaian tidak menoton memakai satu seragam dinas yg itu-itu saja.

Sprt yg dicontohkan atau diperlihatkan oleh Perusahaan atau Company televisi Swasta Net TV mereka memakai Kaos polo menggunakan bordir sebagai alternatif salah satu alternatif seragam dinas harian lainnya.

Nah Mengapa Perusahaan atau Company kita harus menggunakan Polo shirt bordir sebagai salah satu alternatif seragam dinasnya? Sprt yg terlihat di layar televisi Net tv,  pegawai net tv yg memakai polo shirt terlihat keren, Atau lebih detail alasannya adlh

Pertama, Pegawai Net TV lebih terlihat Stylist atau modist Tampilannya, Apakah penting terlihat Stylist atau modist? Ya Tentu penting, karena dgn tampil keren atau modist bisa meningkatkan kepercayaan diri (PD) penggunanya, tanpa kepercayaan diri tentu bisa berbahaya

Kedua, Mereka terlihat mudah, Yups pergerakan mereka lebih mudah atau tidak kaku lagi sprt kerja tetapi lebih sprt main karena sprt menggunakan kaos sehari-hari

Ketiga, Dgn membuat seragam dinas polo shirt bordir Biaya pembuatan seragam dinas jadi lebih terjangkau, Coba bandingkan dgn seragam dinas  berbahan kain drill, seragam dinas polo shirt bordir tentu Jauh lebih murah. Yap karena kelebihan lainnya dari Polo shirt bordir, juga bisa digunakan sebagai seragam dinas utamanya.

Nah by the way tentang Harga (price) Kaos polo menggunakan bordir, Berikut yg mempengaruhi harga polo shirt bordir

1. Bahan Kain Kaos polo menggunakan bordir

Bahan kain Kaos polo menggunakan bordir tentu beranekaragam, mulai dari harga (price) rendah dgn bahan kualias rendah sprt PE, harga (price) sdng dgn kualitas sdng sprt katun hingga kualitas tinggi sprt kain Lacoste, Nah saran admin seh lebih baik pakai bahan kain Lacoste langsung, karena walaupun kain lacotste kualitas bagus tetapi dari segi harga (price) masih sangat terjangkau.

2. Bordiran Kaos polo menggunakan bordir

Maksud Bordiran disini adlh Banyak atau Jumlah bordiran polo shirt bisa menentukan harga (price) polo shirt bordir, Biasanya utk jumlah standar (normal)nya  adlh 3 tempat titik, jadi tidak kena charge tambahan lagi, tetapi jk lebih dari itu biasanya akan terkena. Kemudian dari segi kerumitan bordiran juga bisa mempengaruhi

3. Mode Kaos polo menggunakan bordir

Mode kaos Polo Shirt tentu sangat berpengaruh terhadap harga (price) karena akan menentukan pola dan jenis jahitan, aksesoris sprt list atau Mode kerah hingga variasi bahan kain polo shirt bordir karena biasanyakain  bisa lebih dari dua kombinasi warna atau colour

Nah, Cukup paham kan? Jk agan atau Perusahaan atau Company anda bingung atau mau pesan polo shirt bordir, Agan atau Perusahaan atau Company anda bisa langsung konsultasi dgn ahlinya yaitu Garmenstudio.com Kami adlh Konveksi atau Garmen Handal pembuatan polo shirt Bordir

Tidak udah ragu Karena Kami Garmen Studio siap memberikan Garansi 100% jk barang tidak sesuai.


Pemesanan bisa kesini >>   Polo shirt bordir
Ingin promosi bisnis gratis di lisubisnis.com? Kirim email ke lisubisnis@gmail.com dan konfirmasi ke 08986126303
4 Tips Strategi Membangun Personal Branding & Trust di Media Sosial

4 Tips Strategi Membangun Personal Branding & Trust di Media Sosial

Dalam dunia bisnis, khususnya BISNIS ONLINE pastinya kita tidak terlepas dari yang namanya konsumen.

Dan pastinya kita tentu ingin setiap postingan di Media Sosial direspon oleh calon konsumen bukan? Nah untuk itu, calon konsumen wajib menyadari keberadaan kita.

Pernah dengar Personal Branding atau Personal Perception? Nah, ini dia..

Pasti muslimpreneur ada yang sudah paham apa itu PERSONAL BRANDING, namun ada juga yang masih awam.

4 Tips Strategi Membangun Personal Branding & Trust di Media Sosial lisubisnis.com bisnis muslim

Jadi, Apa itu PERSONAL BRANDING?

Kalau ungkapan dalam bahasa Inggrisnya, "Branding is NOT what you say about you. But, branding is what other people say about you."

Berarti, PERSONAL BRANDING itu bukan bagaimana Anda men-cap/menilai tentang diri sendiri, namun bagaimana orang lain lah yang men-cap/menilai Anda. Pentingnya personal branding sehingga artikel ini sangat bermanfaat bagi para marketer.

Intinya, definisi Personal Branding itu adalah bagaimana Anda bisa membangun sebuah karakter positif yang begitu kuat di mata calon konsumen Anda. Bagaimana, sudah paham?

Goal atau tujuan utama dari Personal Branding Ini adalah menciptakan timbulnya TRUST/kepercayaan dari calon konsumen. Trust inilah yang nantinya akan menggiring calon konsumen untuk membeli produk Anda.

Nah, berikut ini beberapa cara untuk membangun Personal Branding atau istilah lainnya Personal Perception di mata calon konsumen. Disertai contoh personal branding:

1. Dapatkan "HATI" Calon Konsumen.
Di dalam istilah personal branding, ada istilah Hot Button. Pertama kali untuk Personal Brand sebaiknya Anda temukan HOT-BUTTON Anda.

Apa itu Hot-Button?

Hot-Button adalah SOLUSI yang anda tawarkan menyelesaikan PAIN-POINT follower/friend list Anda.

Apa itu Pain-Point?

Pain-Point adalah masalah yang paling menyakitkan bagi follower/friend list Anda.

Jadi, untuk bisa mendapatkan "hati" calon konsumen, yang bisa Anda lakukan adalah menawarkan solusi atas permasalahan follower/friend Anda di media sosial.

Bagaimana maksudnya...??? Anda bisa mulai gali, sebenarnya apa keINGINan dan keBUTUHan calon konsumen Anda.

Nah KEINGINAN & KEBUTUHAN calon konsumen inilah yang disebut sebagai PERMASALAHAN yang harus diselesaikan.

Ketika Anda mampu untuk menjawab ke keINGinan dan keBUTUHan calon konsumen, maka Anda berhak dibayar untuk itu bukan?

Sebaiknya Hot-Button untuk Personal Brand disesuaikan dengan KOMPETENSI anda.

Kompetensi yang sebaiknya diikuti dengan passion dan commitment yang tinggi.

Bangun emosional calon konsumen Anda di sini.

Ingat, penjualan adalah suatu proses yang melibatkan calon pembeli kita secara emosional.

Orang tidak akan membeli dari Anda kecuali orang tersebut berhubungan secara emosional dengan produk ataupun dengan Anda sendiri.

Orang secara emosional/kepribadian sangat berbeda satu sama lain. Maka Anda dan produk Anda harus memenuhi/memuaskan kebutuhan emosional konsumen. Dengan demikian, akan mudah bagi Anda untuk mendapatkan hati calon konsumen Anda.

2. BOOM LIKE & COMMENT.
Cara kedua untuk membangun Personal Branding adalah berusahalah untuk selalu konsisten memberikan like dan comment/reply pada status friend list Anda.

Hampir 80% mereka yang telah Anda like & komentari postingannya akan kepo dengan profil Anda.

Saat mereka mencari tau siapa Anda ini lah, personal branding dari calon konsumen terbentuk.

Biarkan mereka masuk ke "zona" Anda. Semakin banyak yang "tersentuh", semakin banyak juga friends yang masuk ke "zona" Anda.

3. Menjadi "AHLI" di Mata Calon Konsumen.
Sering-sering lah update status yang bermanfaat, sehingga membuat para calon konsumen Anda mendapatkan manfaat dari postingan Anda.

Lakukan secara KONSISTEN.

Maksudnya, Anda melakukan edukasi calon konsumen dengan kontinuitas.
Misalnya, setiap hari Anda posting 3x edukasi di waktu-waktu tertentu, maka lakukan lah demikian itu hingga personal branding Anda benar-benar kuat terbangun di mata calon konsumen.

Postingan edukasi kepada calon konsumen bisa seperti:
berbagi tips
berbagi informasi yang sedang up to date
motivasi
renungan hidup
boleh sesekali humor, ataupun
aktifitas Anda yang berhubungan dengan BISNIS yang sedang Anda bangun

Buat semanfaat dan semenarik mungkin, sehingga calon konsumen selalu "melirik" apapun postingan Anda.

Ketika postingan Anda mulai "bereaksi", maka tidak heran jika postingan Anda lah yang mereka tunggu - tunggu.

Saran saya, informasi - informasi/postingan yang Anda post tersebut related atau berhubungan dengan produk yang akan Anda jual..

4. Fokus Pada Pencitraan.
Media Sosial seperti Facebook, Instagram, twitter adalah sebagian media sosial yang menimbulkan efek pencitraan.

Maka apa yang Anda lakukan, atau katakan atau di Media Sosial tersebut dalam keseharian sadar maupun tanpa Anda sadari akan membangun PERSONAL BRAND Anda.

Jika anda sebagai pebisnis yang benar-benar memanfaatkan media sosial untuk jualan, maka Anda perlu lebih fokus untuk membangun personal branding di sana.

Kita akan dijuluki orang pintar yang ramah jika selalu ramah menjawab setiap pertanyaan di sosmed.

Kalau kita suka ngebully orang maka kita akan di juluki tukang bully.

Karena itu mulai sekarang Anda harus mengatur sikap lewat kata-kata yang Anda ucapkan di sosmed.

Yang sering berkeluh kesah, postingan galau, apalagi alay, “BERHENTILAH” melakukan itu semua kalau kita ingin menunjukkan personal value yang positif kepada calon konsumen.

Dengan begitu, secara perlahan personal branding dari customer tentang kita akan terbentuk dan semakin kuat.

Kira-kira apa yang terjadi ketika Anda semakin dikenal oleh calon konsumen Anda?

Nah, mudah kan membangun personal branding?

Jangan sampai Brand Anda kebentuk secara gak sengaja, karena di branding oleh follower atau teman di sosmed Anda.

Kok gak sengaja? Maksudnya?

Iya, maksudnya karna mungkin ketidakFOKUSan Anda dalam membangun personal branding ini, Anda lalai.

Hari ini update status galau.
Besoknya update informasi edukatif.
Besoknya curhat lagi.
Besoknya posting foto selfie manyun-manyun gitu.
Besoknya sharing edukasi lagi.

Akhirnya apa yang terjadi.?

Akhirnya orang akan membranding Anda bukan seperti yang Anda harapkan. Alih-alih terlihat ahli, yang ada Anda dikira orang gak jelas. Hehehe

Ini contoh lo ya.

Jadi kesimpulannya, dalam membangun personal branding ini, FOKUS dan KONSISTENSI adalah 2 hal paling utama yang dibutuhkan.

Selamat mem-branding diri.

"if you are not branding yourself, somebody else will brand you.”

Salam sukses 2 dunia. SHARE jika artikel ini bermanfaat J

Referensi dan sumber gambar: lebahpreneur dan google.com
Abu Syauqi, Tips Sukses Pengusaha Muslim Muda

Abu Syauqi, Tips Sukses Pengusaha Muslim Muda

Tag: Abu Syauqi Bandung, Profil Deni Triesnahadi Abu Syauqi

Ustadz Abu Syauqi adalah jebolan Lipia. Terpaksa berhenti kuliah karena sakit liver. Alhamdulillah sekarang sehat wal afiat. Pria dengan nama asli Deni Triesnahadi ini di usianya yang masih tergolong muda telah memiliki 6 anak yang sukses berbisnis. Keluarga Abu Syauqi tergolong ramai dengan cucunya yang sudah 5 orang.

Abu Syauqi bandung, Tips Sukses Pengusaha Muslim Muda lisubisnis.com bisnis muslim

Anak beliau di usia 15 tahun sudah bisa memiliki dua rumah. Menurut beliau, 4 dari 6 orang anaknya selepas SMP tidak disekolahkan. Anak Abu Syauqi disuruh magang di kantornya dan ambil ujian persamaan. Meski tak sekolah di jenjang SMU tapi bisa lulus dari kampus favorit. Diterima di berbagai perusahaan besar dan gaji menggiurkan. Anaknya ikut test untuk menguji kepercayaan dirinya bahwa ia mampu andai mau. Toh akhirnya cinta pada dunia bisnis lebih dipilihnya ketimbang bekerja pada perusahaan orang.

Pada usia 18 tahun si bungsu anak ustadz Abu Syauqi sudah punya kantor dan punya karyawan. Anak Ketua DPP PKS ini menikah di usia muda. Si bungsu menikah pada usia 19 tahun karena bisnisnya bagus dan tidak mau terjebak pergaulan yang tak syar'i. Sebuah hal langka untuk ukuran saat ini.

Mengapa ustadz Syauqi bisa kaya? Menurut beliau karena ia sering ditipu dan dari situ ia belajar bangkit setiap kali jatuh. Pernah punya BMT dengan 48 kantor tapi semua tumbang karena ketipu orang. Kerugiannya mencapai 18 milyar. Meski tertipu ia bangkit lagi.

Saat ini dalam usaha sejenis dari satu aset saja bernilai 300 milyar. Pendiri salah satu lembaga sosial di Indonesia (Rumah Zakat) ini pernah pula diuji saat kambing ternaknya mati 3.000 ekor dalam setahun. Toh ia bangkit lagi. Nasihatnya jadikan kerugian yang menimpa masuk sebagai harga pokok/dasar untuk kesuksesan. Catat ini sebagai ongkos modal. Saat ini ustadz Syauqi proses membangun rumah sakit terlengkap. Tentu saja sebelumnya ia harus gagal berkali-kali untuk bisa mewujudkan impiannya.

Calon pengusaha harus punya mindset kaya & mental baja. Tak punya uang itu sifatnya sementara tapi miskin itu selamanya. Perbedaannya hanya pada mental.

Cara untuk merubah mental, kita lakukan hal berikut ini:
1. Berhenti nonton acara tv/film tak bermanfaat.
Tidak ada pengusaha nonton tv, kecuali tontonan smart. Misal film "Dream come true" dan "The Secret". Camkan bahwa apa yang kita lihat akan menggeser isi kepala kita yang kelas karyawan.

Salah satu rekomendasi Smart TV adalah Stasiun Inspira TV milik Abu Syauqi. Bisa search di chanel digital.

2. Banyak Baca buku.
Pilih buku bergizi. Contoh Valentino Dinsi dan Robert Kiyosaki. Jika diantara kita bercita-cita jadi ustadz jangan sekali-kali nyari isi amplop. Datanglah ke masjid-masjid, bangun serta perbaiki apa yang kurang, beri sumbangan baru lanjut ceramah. Ustadz Abu Syauqi merehab salah satu masjid yang kemudian nyaman untuk ibadah dan mengisi quality time dengan family gathering. In sya Allah ahad depan diresmikan Aher di Bandung.

Jangan lupa baca good leader for good leader. Ingatlah bahwa pengusaha yang baik adalah pembaca yang baik. Siapkan waktu satu jam untuk baca buku. Namun sebelum itu semua ingatlah bahwa bagi pengusaha tilawah 1 juz tidak cukup. Jangan lupa sedekah yang banyak, sholat malam dan al-matsurat serta puasa sunah dijaga.

Menjadi pengusaha memang perlu mentor tapi andai tak punya pun jangan khawatir. ALLAH sebaik-baik mentor kita. So, baca buku dan ibadah itu wajib bagi pengusaha.

3. Lakukan Visualisasi.
Rumah ustadz Syauqi tipe 21. Maksudnya di atas tanah dua hektar satu rumah. Ini impian yang ia visualisasi sejak muda dan akhirnya bisa terwujud. Baca bukunya Rhonda Byrn agar mempermudah visualisasi kita. Buku ini adalah terjemah dari hadits dalam bahasa umum.

Jadi ingat ya Berhenti nonton film tidak jelas. Pilih film motivasi. Baca buku motivasi. Lalu visualisasikan.

Itu penting kita lakukan karena bisnis adalah bahasa-bahasa universal. Jika kita mengerti bahasanya maka kita pasti bisa. In sya Allah makin banyak orang shalih yang kaya dan tetap sederhana hidupnya. Kuat ibadahnya dan dermawan luar biasa. Kuncinya adalah Taqwalah pada Allah SWT maka Ia akan mengajarkan ilmunya.

Salam sukses 2 dunia. SHARE jika artikel ini bermanfaat J

Referensi dan sumber gambar:
Wiji Lestari Hamda (04/02/2017 @Masjid Asmaul Husna), liputan6.com
Cara Ampuh Membidik Target Pasar yang Tepat 100% Akurat

Cara Ampuh Membidik Target Pasar yang Tepat 100% Akurat

Banyak kita jumpai materi tips pemasaran, yaitu strategi cara membidik/menentukan target pasar/market dengan bijak dan tepat, akurasi 99%. Bukan tanpa alasan, faktanya bisnis bisa sukses dengan membidik target market yang tepat.

Cara Ampuh Membidik Target Market (Target Pasar) yang Tepat 100% Akurat lisubisnis.com bisnis muslim

Saya perhatikan banyak yang mencari pembahasan seputar cara menentukan target pasar yang tepat, cara mencari target market dan contoh target market. Sehingga pembahasan ini masih penting untuk disampaikan.

Kita ilustrasikan melalui suatu kondisi, mari disimak.

Misalnya kamu jualan penggorengan super canggih, bisa memasak 6x lebih cepat, lebih hemat minyak, dan anti gores. Materialnya baja lapis 7. Lalu kamu menjualnya di kampus yang notabene berisi kumpulan mahasiswa. Kira-kira jualannya laku tidak?

Oke, silahkan simpan jawaban kamu setelah tuntas membaca dan memahami bahasan artikel kali ini. Materi mengenai cara membidik target pasar yang tepat.

Tapi, langsung kita buka saja jawabannya. Saya yakin kamu bisa menjawab dengan tepat, jawabannya adalah TIDAK AKAN LAKU. Kalaupun laku, hanya beberapa saja. TIDAK AKAN MAKSIMAL.

Kenapa??? Yaapp.. Betul sekali, bukan karena barang dagangan yang salah, tapi KAMU SALAH TARGET MARKET.

Bagi yang sudah menjawab, SALAH TARGET MARKET. Selamat, berarti kamu sudah tahu apa target market itu. Jadi, siapakah TARGET MARKET itu???

“TARGET MARKET adalah orang-orang yang sangat BERPOTENSI untuk membeli produk/menggunakan jasa yang kamu tawarkan, karena ada rasa INGIN & PERLU."

Baca juga:

Beberapa dari kita mungkin sudah mulai capek untuk promosi secara gencar-gencaran. Menulis copywriting seciamik mungkin. Namun hasilnya masih saja sepi orderan. Ada yang pernah mengalami?

Jika pernah, mungkin kamu sudah melupakan keberadaan target market. Bisa jadi kamu belum mampu membidik TARGET MARKET yang tepat. Bandingkan situasi sebelumnya yang sudah saya paparkan tadi dengan situasi ini.

Andai kamu seorang penjual es teh manis dan es kelapa muda. Menggelar lapak di pinggir lapangan sepak bola yang sedang ramai-ramainya banyak yang bermain. Alhamdulillah, waktu mereka istirahat, tanpa perlu teriak-teriak ke sana ke mari, langsung ludes tuh jualan dalam beberapa waktunya saja.

Sederhana sekali bukan?

Copywriting sendiri yang dianggap sebagai SPG-nya jualan online, belum mampu menghipnotis calon buyer jika kita masih salah menentukan target market.

Sebelum kita terjunkan copywriting yang aduhai kepada calon buyer, coba kita terlebih dahulu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
1.    Apa yang saat ini benar-benar mereka butuhkan?
2.    Apa yang mereka cari?
3.    Apa masalah mereka yang bisa diselesaikan dengan hadirnya produk kita?
4.    Apa ciri-ciri spesifik mereka? (Jenis kelamin, Usia, Pekerjaan, Penghasilan)
5.    Di mana kita bisa menemukan mereka?
6.    Media online apa yang mereka biasa gunakan? (facebook, twitter, instagram, website)
7.    Bagaimana pola pembelian target market kita? (Beli via SMS, BB, WA, LINE)
8.    Siapa orang yang benar-benar membutuhkan produk kita?

Jelas saja masih sepi orderan, ternyata kita menjual pada orang yang salah. Analoginya, orang lagi lapar kita kasih minum. Orang lagi haus, kita kasih makan. Kan gak nyambuuungg?

Nah, mulai sekarang, mari mulai list lagi target-target market kita dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Semakin runcing kita tentukan, semakin tajam copywriting kita bereaksi.

Bidiklah target market yang tepat

Kalau target marketnya tepat, walau kamu sering broadcast edukasi dan juga penawaran produk ke semua kontak BBM dan WA, mereka akan menerimanya dengan senang hati. Ya mereka beranggapan karena bisa saja mereka butuh produk kamu.

Lalu, apakah setelah menemukan TARGET MARKET YANG TEPAT bisa langsung GAMPANG CLOSING...???

Baca juga:

Jualan itu SEPERTI PROSES MENIKAH. Gak mungkin ketika seneng, langsung nikah. Ada proses yang namanya perkenalan dulu. Kenali, sentuh, dapatkan hatinya, baru JUALAN.

Betul, Jawabannya.. TIDAK LANGSUNG MUDAH CLOSING.

Kenapa? Di sini pembangunan dan peran PERSONAL BRANDING sangat kuat. Nah, coba baca artikel lisubisnis sebelumnya tentang MEMBANGUN PERSONAL BRANDING.

Ketika sudah menyajikan menu yang tepat, di PDKT-in. Closing dehh. Beda dengan market yang bukan target kamu. Setidaknya pembentukan PERSONAL BRANDING kamu di mata mereka tidak terlalu susah. Beri ‘makan’ target market kamu dengan konsisten.

SEMAKIN KENAL, SEMAKIN DEKAT, SEMAKIN PERCAYA, SEMAKIN MUDAH CLOSING. Salam sukses 2 dunia. SHARE jika artikel ini bermanfaat J

Referensi dan sumber gambar: lebahpreneur
7 Kesalahan Penyebab Gagalnya Strategi Pemasaran Online di Media Sosial

7 Kesalahan Penyebab Gagalnya Strategi Pemasaran Online di Media Sosial

Di antara kita ada yang pernah ngalamin gak, udah promo mati-matian via online, tapi gak ada yang respon? Terutama promo dengan strategi pemasaran media sosial terampuh. Menggunakan macam-macam pemasaran melalui media sosial. Padahal kita sering mendengar cerita keberhasilan beberapa seller hanya dengan mengandalkan marketplace dan sosial media untuk berjualan.

Sebenarnya, pernahkah kita berpikir apakah semua itu terjadi begitu saja? Apakah betul marketing lewat sosial media kita hanya buat akun/fanpage, kemudian jualan kita langsung rame? Apakah dengan menulis banyak konten yang menarik, terus bisa mendatangkan banyak followers? Atau jangan-jangan selama ini kita cuma mendengar cerita kesuksesan fiktif dari penjual online?

7 Kesalahan Penyebab Gagalnya Strategi Pemasaran Online di Media Sosial lisubisnis.com bisnis muslim

Nah, di artikel ini, kita akan mengupas tentang kemungkinan KESALAHAN PALING FATAL dan UMUM yang menyebabkan gagalnya strategi pemasaran online di media sosial. 7 kesalahan berikut ini harus kita hindari ketika berjualan online.

1. Berharap penjualan langsung dari sosial media
Berdasarkan data hasil penelitian dari luar negeri, 94% orang menggunakan sosial media untuk tujuan keluarga dan teman. Lebih kepada untuk berhubungan sosial seperti melihat foto, chatting, atau membaca status.

Bahkan sebanyak 62% responden menyatakan sosial media tidak mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Itulah faktanya. Coba ingat-ingat terakhir kali kalian membuka media sosial untuk apa tujuannya? Ingin membeli sesuatu atau hanya melihat update-an status friendlist? Atau mengetahui info yang sedang viral? Biasanya jarang kalau untuk membeli sesuatu.

#Solusi untuk kesalahan no 1
Bangun hubungan dengan konsumen lewat sosial media

Kita sudah tahu bahwa sebagian besar orang menggunakan sosial media bukan untuk langsung membeli sesuatu. Meskipun ada juga sebagian kecil, bahkan sangat kecil orang yang seketika langsung membeli (impulse buyer).

Karenanya tujuan awal penjual aktif di media sosial itu bukan untuk menjual langsung, tapi untuk membangun interaksi, reputasi dan merek agar terjadi transaksi. Sosial media menjadi sarana untuk membangun hubungan dengan target pasar, sehingga bisa saling mengenal dan terjadi kedekatan. Hal ini akan berdampak positif dalam jangka panjang.

2. Selalu berbicara tentang diri sendiri
Kesalahan ini sebenarnya hampir terjadi di semua strategi marketing, bukan hanya di sosial media marketing saja. Mari fokus ke sosial media dulu.

Kita sudah tahu aktivitas yang sering dilakukan orang-orang di sosial media (sosmed). Mereka mampir ke sosmed untuk mengetahui kabar orang dekat dan mencari konten yang menarik.

Oleh karena itu, jika setiap hari hanya mengepost update-an produk terbaru saja, tidak akan ada yang tertarik.

#Solusi untuk kesalahan no 2
Jangan melawan arus

Sediakan apa yang dicari oleh pengguna sosial media. Yap, diantaranya adalah konten yang menarik. Sulit untuk membuat orang tertarik dengan bisnis kita, sehingga konten yang menarik menjadi kunci utama.

Jika mereka suka dengan konten yang telah disediakan, barulah akun sosmen jualan kita berkesempatan besar untuk di-follow. Tengoklah dua akun besar ini, Dewa Eka Prayoga atau Jaya Setiabudhi yang menggunakan sosial media secara luar biasa.

3. Menganggap konten adalah RAJA
Ungkapan yang sering kita temui di dunia marketing yaitu “konten adalah raja”. Konten berkualitas sejalan dengan hasil yang bagus.

Tapi selain kualitas konten, di media sosial kita harus juga memperhatikan konteks dari konten tersebut. Konteks adalah sesuatu yang melatarbelakangi sebuah kejadian, gagasan/ide, atau pernyataan sehingga semuanya saling berhubungan dan bisa dipahami sejelas mungkin.

Konten yang sekedar menarik tidak selalu berdampak positif terhadap pemasaran. Bahkan bisa berakibat sebaliknya. Jika konten yang dishare via sosial media tidak sesuai konteks produk/jasa yang ditawarkan, maka orang-orang yang tertarik kemungkinan besar tidak sesuai dengan target pasar. Akhirnya meskipun banyak like/follower, tapi percuma, tidak ada yang beli produk kita.

#Solusi untuk kesalahan no 3
Buat buyer persona

Buyer persona adalah profil atau gambaran dari orang-orang yang akan tertarik dan mampu untuk membeli produk/jasa kita.

Misalnya kalau kita memasarkan produk jam tangan couple, maka persona-nya adalah orang-orang yang punya pasangan (pasangan nikah muda). Bukan orang lain.

Buatlah konten spesifik yang akan menarik target pasar kita. Misalnya nyambung dengan contoh di atas, konten dengan konteks yang pas contohnya: tips memilih jam tangan couple bagi pasangan muda, tips biar lebih romantis dengan pasangan, jam tangan unik sebagai hadiah romantis.

4. Menggunakan media sosial dengan cara yang salah
Sosial media, media sosial. Tempat/media orang-orang bersosialisasi. Dalam sosial media marketing kita harus bersosialisasi dengan pengguna sosial media yang lainnya. Tidak hanya sekedar posting saja.

Kesalahan ini sering dilakukan para penjual di sosial media, hanya fokus membuat postingan menarik/postingan produk tanpa bersosialisasi dengan target pasar di media sosial.

Sia-sia saja jika setiap hari mengeluarkan konten baru tanpa bersosialisasi. Apalagi kalau belum punya traffic dan follower yang banyak. Konten tidak akan ada yang melihat, tidak ada yang merhatiin, akibatnya berpengaruh ke hasil penjualan.

#Solusi untuk kesalahan no 4
Bersosialisasi

Sosial media marketing salah satunya bertujuan mendapatkan traffic pengunjung, sehingga meningkatkan konversi penjualan. Caranya adalah dengan bersosialisasi ke luar dan ke dalam.

Sumber traffic yang lain pun ada, misalnya dengan blog/website dan iklan. Sehingga sosial media bisa hanya menjadi tempat berkomunikasi dengan konsumen saja.

Bersosialisasi ke luar artinya kita mencari tempat yang banyak orangnya di sosial media, seperti Facebook Groups misalnya.

Bersosialisasi ke luar artinya melakukan kegiatan berinteraksi di sosial media yang banyak orangnya. Misalnya Fanpage Facebook. Di sana kita bisa membuat konten postingan yang menarik, membantu menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan mengundang mereka berkunjung ke sosmed kita.

Bersosialisasi ke dalam yaitu kita melakukan komunikasi dengan orang-orang yang menulis komentar dan memention akun sosmed kita.

5. Tunjukkan bahwa penjual adalah MANUSIA juga
Banyak jasa tambah/jual follower sosmed dan like facebook dengan harga yang tergolong murah. Cara pintas yang sangat tidak disarankan.

Facebook punya algoritma yang menganalisa tingkat interaksi page dengan likers nya. Followers yang ‘dibeli’ dan kebetulan tidak cocok dengan tema page kamu, maka tingkat interaksinya akan sangat rendah.

Facebook akan menganggap spam suatu page jika likers banyak tapi interaksinya rendah. Algoritma berjalan dan terfilter secara otomatis. Postingan tidak akan pernah masuk News Feed followers. Beli like facebook sama dengan membunuh page sendiri.

#Solusi untuk kesalahan no 5
Jangan beli like dan followers

Dapatkan like dan followers dengan cara wajar, yaitu menyediakan konten menarik. Follower yang didapatkan pasti adalah yang tertarik dengan konten dan tema page kita, target market yang sesuai dengan produk yang ditawarkan.

6. Menggunakan prinsip 4P, bukan 4E
Bagi yang mempelajari dunia pemasaran, baik di kampus atau di tempat lainnya, istilah 4P pastinya sudah terbesit di luar kepala. Bahkan istilah ini muncul di setiap mata kuliah pemasaran beberapa tahun lalu saat saya masih di kampus. Hingga berkembang menjadi 4C untuk diterapkan di berbagai bisnis. Namun dalam artikel ini kita akan mengupas singkat 4P dan 4C saja.

4P biasa dikenal marketing mix atau bauran pemasaran terdiri dari konsep Product, Price, Promotion dan Place. Intinya bauran pemasaran 4P menjadi metode untuk melakukan riset sederhana/identifikasi terhadap posisi bisnis kita untuk menyusun strategi pemasaran yang tepat.

Penjelasan singkat 4P:
Product: Berbicara mengenai keunggulan produk/jasa
Price: Menentukan harga produk yang tepat beserta strategi harga lainnya
Place: Mengenai lokasi toko atau cara dan tempat distribusi
Promotion: Berkaitan dengan aktivitas mengkomunikasikan produk kepada calon konsumen

Sebenarnya 4P tidak terlalu cocok jika kita terapkan di pemasaran sosial media. 4P tidak selalu kompatibel di semua media pemasaran. Jika dilakukan di sosial media, followers akan kabur.

#Solusi untuk kesalahan no 6
4P di belakang layar, lakukan 4E

Konsep 4P bukanlah untuk dikomunikasikan secara langsung kepada orang lain. Sebaiknya lakukan 4E dalam pemasaran di sosial media:
- Engage: Ajak berinteraksi
- Educate: Buat konten informatif, bermanfaat dan mendidik
- Excite: Buat konten yang membuat antusias agar mereka kembali lagi
- Evangelize: Buat mereka sukarela merekomendasikan produk kepada orang lain

Strategi pemasaran sosial media dijamin sukses, jika kita berhasil menerapkan 4E ini.

7. Sosial media sebagai satu-satunya media pemasaran
Kamu punya akun jualan instagram dengan followers lebih dari 200ribu. Itu adalah satu-satunya media pemasaran.

Pertanyaannya, bagaimana jika suatu hal negatif menimpa akun kamu? Ditutup sepihak oleh instagram misalnya. Bagaimana jika sosmed yang digunakan saat ini, dikemudian hari sudah tidak efektif lagi untuk memasarkan bisnis?

Hilang sudah kontak 200ribu akun tadi, kita tidak bisa gunakan lagi Instagram. Sangat suram. Akses ke calon pasar potensial yang sudah susah payah didapatkan tidak bisa dilakukan.

Apalagi jika pembeli banyak berdatangan dari sana, sumber penghasilan pokok dari sosial media. Hilang dalam hitungan jam saja. Kita harus ulang dari nol. Itu adalah kelemahan terbesar sosial media.

#Solusi untuk kesalahan no 7
Bangun website sendiri

Dalam pemasaran online kita mengenal 4 jenis media:

- Owned media: media milik sendiri sepenuhnya. Misalnya website, email list, dan blog.
- Paid media: iklan berbayar.
- Earned media: pelanggan yang merekomendasikan bisnis kita.
- Rented media: sosial media (Facebook, Twitter, Instagram, dll)

Kita hanya menumpang lapak di sosial media, sewa tempat saja tapi gratis. Followers akun kita itu miliknya si Mark yang punya Facebook.

Paid dan rented media hanya sarana untuk mengembangkan owned dan earned media yang sepenuhnya milik kita. Sosial media fungsi utamanya untuk membangun brand.

Hindari agar kita dan konsumen menjadikan sosial media sebagai ‘rumah’. Buatlah website sendiri dan bawa mereka kesana.

JANGAN mencari ‘pembeli langsung’ di sosial media, menggunakan FB Ads untuk langsung mendapatkan pembeli, membuat konten hanya di sosial media dan membuka “toko” di sosial media.

LAKUKAN untuk membangun brand di sosial media, menggunakan FB Ads untuk mendapatkan kontak konsumen, membuat konten di website sendiri, gunakan sosial media sebagai tempat distribusinya, bawa orang yang ingin membeli ke website kita. Intinya, kembangkan owned media kita. Jangan sepenuhnya mengandalkan ‘tempat’ yang bukan milik kita.

Owned media harus lebih besar daripada rented media.

SHARING IS CARING. Yuk biasakan saling sharing, supaya ilmunya bermanfaat dan berkah. SHARE terus, Insya Allah makin Bermanfaat...Aamiin...

SIMPULAN
Ketika membuat konten yang menarik dan KONTEKS, maka sesuaikanlah dengan target buyer persona kamu yang menghasilkan 4E (Engage, Educate, Excite, Evangelize) dan mendapatkan tingkat interaksi LIKE, KOMEN, dan SHARE yang tinggi di setiap status sosial media yang dibuat. Harus konsisten di setiap action.

Salam sukses 2 dunia. SHARE jika artikel ini bermanfaat J

Referensi dan sumber gambar: lebahpreneur, panduanim

Jam Tangan Couple