15 Teknik Closing Efektif Paling Lengkap untuk Meledakkan Omzet Bisnismu

15 Teknik Closing Efektif Paling Lengkap untuk Meledakkan Omzet Bisnismu

Sebelum membaca artikel mengenai teknik closing ini, sudahkah membaca artikel lisubisnis.com sebelumnya yang berjudul Prinsip Penting Teknik Mudah Closing Produk Jualan Online yang Efektif? Bila belum, bacalah dulu.

13 Teknik Closing Efektif Paling Lengkap untuk Meledakkan Omzet Bisnismu lisubisnis.com

Oke, jika sudah, mari lanjutkan. Bagaimana cara closing penjualan online atau pertanyaan closing? Dalam artikel ini akan dijelaskan teknik closing paling lengkap. Tentu saja teknik closing yang baik, teknik closing sales yang jitu. Saya yakin masih banyak marketer yang belum mengetahui cara closing produk secara efektif. Setelah membaca artikel ini sampai tuntas, kamu akan segera tahu caranya.

Istilah closing dimaknai sebagai keberhasilan penawaran, proposal atau penjualan dalam dunia marketing. Closing berarti menutup penjualan dengan terjadinya penjualan dalam transaksi jual beli.

Meski begitu, closing bukan akhir dari segalanya, marketer harus tetap menjaga hubungan baik dengan konsumen. Agar konsumen menjadi pelanggan dan kita bisa menawarkan kembali produk/jasa terbaru. Ini juga penting sekali untuk mereka yang terjun di bidang network marketing, berkaitan dengan teknik closing prospek.

Closing adalah tujuan akhir penjualan atau promosi. Pencapaian closing berbanding lurus dengan omzet bisnis. Kendala yang sering kita temui atau mungkin alami adalah promosi sudah gencar tapi belum banyak konsumen yang tertarik? Sudah melayani calon konsumen dengan sabar, tapi ujung-ujungnya tidak jadi beli? Coba terapkan teknik closing di bawah ini.

1. Buat calon konsumen terus berkata YA
Pernahkah bertanya seperi ini kepada calon pembeli, “Mba jadi beli atau tidak?” nah ini adalah kesalahan fatal yang seringkali dilakukan sehingga menggagalkan closing. Pertanyaan semacam ini memberikan celah kepada konsumen untuk menjawab tidak.

Tutup celah agar calon pembeli tidak berkata tidak. Berikan pertanyaan yang menggali keinginan konsumen, contohnya “Mba sedang mencari jam couple yang bagus? Jam couple berkualitas dengan harga terjangkau? dst.

Teruskan dengan pertanyaan pilihan yang berujung pada jawaban positif. Ini kita sebut dengan ‘pertanyaan tertutup’. Misalnya, “Mba jadi beli yang model ini atau model itu? Tertarik model warna merah atau ungu?”

Ketika berbicara, lakukan teknik mengangguk-ngangguk (teknik hipnoclosing). Hal ini bisa mempengaruhi calon konsumen untuk mengangguk-ngangguk juga dan setuju serta mengiyakan apa yang kita tanyakan.

2. Percakapan jangan berhenti di kita
Jangan sampai percakapan ketika tawar menawar produk berhenti di di kamu, terus ajukan pertanyaan. Misal, “Harganya mahal ya?” Kamu bisa menjawab “Oh ia? Mba membandingkan dengan produk yang mana? Kami juga menyediakan produk yang harganya lebih rendah. Tapi tentu saja kualitasnya lebih bagus produk yang ini.”

3. Bangun kepercayaan
Kepercayaan menjadi faktor kunci dalam closing. Dalam transaksi jual beli yang mengharuskan bertemu langsung dengan calon konsumen, penampilan penjual sangat penting untuk diperhatikan. Ini berkaitan dengan kredibilitas yang bisa menimbulkan kepercayaan terhadap penjual.

Cobalah menjadi ‘mirip’ dengan calon konsumen, jalin kedekatan dengan mereka sehingga timbul rasa nyaman. Temukan kemiripan tersebut, misalnya berasal dari daerah, sekolah, teman, kenalan atau komunitas yang sama. Lebih bagus kalau ternyata punya hobi atau tertarik pada topik yang sama. Lakukan kongruen, yaitu sejalannya ekpresi dengan kata-kata, intonasi dan bahasa tubuh.

Cobalah untuk memberikan respon yang cepat, berikan sampel gratis, sharing tips yang berkaitan dengan produk dan berikan rekomendasi. Kalau punya selera humor yang bagus dan pandai melucu, buatlah konsumen tertawa atau tersenyum dengan menyelipkan joke dalam penawaran/kata-kata kamu. Hilangkan pikiran negatif dari benak konsumen.

Selain hal di atas yang menjadi kepercayaan terhadap penjual, penting untuk dijelaskan bahwa produk/jasa yang ditawarkan sudah dipakai banyak orang dan terasa manfaatnya oleh mereka. Bisa menunjukkan bukti testimonial, bukti secara teknis/keilmuan, produk sudah tersertifikasi, rekomendasi orang lain dan endorsment. Ini berkaitan dengan kepercayaan terhadap produk.

Testimoni bisa berupa menceritakan pengalaman konsumen lain. Orang cenderung lebih yakin kalau diceritakan pengalaman orang lain kepadanya. Terlebih, jika pengalaman tersebut ada kemiripan dengan calon konsumen.

4. Temukan kebutuhan dan berikan solusi
Ketahui motivasi utama calon konsumen yang berkaitan dengan kebutuhan dan prioritas mereka. Caranya tentu saja dengan langsung bertanya. Jika sudah ditemukan, kita bisa merekomendasikan produk yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan bermanfaat untuk mereka.

Jelaskan bagaimana produk/jasa yang ditawarkan memiliki kelebihan dan keuntungan, sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan menjadi solusi bagi calon konsumen.

5. Beri 3 keuntungan dalam 1 penawaran
Siapa yang tidak tertarik dengan produk yang memiliki banyak manfaat atau keuntungan? Selain itu produk yang memberikan berbagai kemudahan/praktis.

Misalnya: “Jika beli sekarang kamu mendapatkan bonus baterai cadangan, box ekslusif dan gratis ongkos kirim.” Atau “Jam tangan ini bisa membuat penampilan lebih cantik, lebih romantis dengan pasangan dan lebih ontime.”

6. Sekarang atau tidak sama sekali
Biasanya calon konsumen suka menunda-nunda. Buat agar mereka langsung memutuskan saat itu juga, kalau tidak dia akan menyesal. Sampaikan bahwa kalau tidak sekarang, konsumen akan rugi. Bisa karena masa promosi habis, stok produk terbatas atau harga bisa naik.

Jadi coba buat list kerugian jika tidak segera memiliki produk yang kamu jual. Ungkapkan agar calon konsumen memikirkan kerugiannya. Teknik ini bisa dilakukan dengan menerapkan strategi penawaran terbatas. Seperti besok harga naik, promo/bonus hanya berlaku hari ini.

Misalnya lagi, “Kalau tidak beli sekarang, maka besok kamu harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi untuk membelinya”.

7. Beri kejutan
Siapa yang tidak suka kejutan? Saya rasa ini lebih baik daripada menjanjikan sesuatu yang berlebihan. Kejutan yang membahagiakan dan memuaskan konsumen bisa membuat mereka kembali lagi ke kita. Bahkan menjadi viral karena diceritakan kepada orang lain.

Misalnya: “Khusus hari ini untuk kamu, kami menawarkan ongkos kirim GRATIS!” atau “Kalau nanti beli sekali lagi, kami gratiskan ongkir khusus untuk kaka.”

8. Beri perbandingan
Saya biasanya menjual produk dengan 2 harga, tentu saja keduanya memiliki kualitas yang berbeda sesuai harganya. Ini untuk memberikan pilihan kepada calon konsumen. Tapi, lebih jitu lagi dengan menerapkan 3 harga.

Berikan 3 penawaran, produk yang dimaksud simpan di urutan ke 2 atau pertengahan. Sesuai hasil survei, orang lebih cenderung memilih produk dengan harga pertengahan. Misal kita ingin menjual produk Y yang mungkin kurang laku.

Kita bisa memberikan penjelasan produk X harganya mahal karena kualitasnya paling bagus. Produk Y harganya terjangkau dengan kualitas yang lumayan bagus. Sedangkan produk Z murah tetapi kualitas biasa saja.

9. Harga coret
Cantumkan harga asli dengan harga promo. Bisa dilakukan dengan mencoret harga asli dan menonjolkan harga promo. Orang suka dengan sesuatu yang hemat, calon konsumen pasti akan menghitung uang yang dihematnya jika membeli saat itu juga.

10. Beri pujian
Hakikatnya setiap orang senang jika mendapatkan pujian. Sampaikan kepada konsumen bahwa kita kagum dan terkesan. Tentu saja jangan berlebihan dan kaitkan dengan produk yang ditawarkan.

Misalnya, “Wah Mba pintar sekali. Model ini memang yang terbaik dan sedang trendy lho. Pasti cocok dan Mba bisa tampil lebih cantik.”

11. Bandingkan dengan pesaing
Teknik ini sangat cocok terutama untuk produk yang tergolong mahal dengan sasaran pasar menengah ke atas. Konsumen bisa diedukasi dengan biaya total.

Calon konsumen harus digiring untuk memikirkan kelemahan produk pesaing. Sehingga mengenyampingkan harga yang mahal, tapi tetap dengan kualitas yang bagus.

Misal, “Harga apartemen ini memang mahal, tapi kalau tinggal di sini keuntungannya lebih aman, fasilitas lebih lengkap dan nyaman serta strategis. Kalau yang lain memang lebih murah, tapi biaya perawatannya lebih tinggi, fasilitas minim dan kurang nyaman serta tidak strategis.”

12. Terlihat Lebih Murah
Harga tetap sama, tetapi dipecah lebih kecil menjadi mingguan atau harian sesuai paket yang ditawarkan, sehingga terlihat lebih murah.

Misalnya perhatikan dua penawaran berikut, mana yang tampak lebih murah. “Hanya Rp 300.000 per bulan, kamu bisa menonton puluhan channel TV sebebasnya dengan gambar jernih” atau “Hanya Rp 10.000 per hari, kamu bisa menonton puluhan channel TV sebebasnya dengan gambar jernih.”

13. Todong!
Buat calon konsumen merasa malu atau muncul rasa ‘tidak enak’ jika tidak membeli produk kita. Bisa dengan memberikan banyak promo spesial dan ‘memanas-manasinya’. Misalnya, “Mba itu saja beli tiga lho, masa mba tidak beli.”

14. Empati
Teknik ini sangat ampuh untuk membangun kedekatan dengan calon konsumen. Tunjukan bahwa kita bisa merasakan hal yang sama.

Misal, “Sebelumnya saya juga memiliki masalah yang sama, tetapi setelah memakai produk ini saya langsung sembuh tanpa efek samping.”

15. Eksklusif
Sampaikan bahwa produk kamu tidak bisa didapatkan oleh semua orang, karena jumlahnya terbatas. Tentu saja tidak boleh berbohong, jumlah stok produk setidaknya di bawah 50 an.

Misalnya, “Produk ini jumlahnya terbatas. Hanya ada 3 buah yang kami jual”.

Mungkin masih bingung, teknik closing sudah mengerti, lantas kapan waktu yang tepat untuk melancarkan closing? Ada ciri-cirinya. Biasanya calon konsumen mulai antusias dan banyak bertanya. Seperti menanyakan model produk, ongkos kirim, bonus, harga akhir, cara pesan dan pembayaran. Maka bersiaplah untuk closing.

Bagaimana sudah memahami pemaparan di atas? Sekarang saatnya untuk menerapkan teknik closing ini dalam kegiatan berjualan kamu. Semoga bermanfaat. Salam sukses2dunia.

Referensi: klikmania, kingpromosi.
Prinsip Penting Teknik Mudah Closing Produk Jualan Online yang Efektif

Prinsip Penting Teknik Mudah Closing Produk Jualan Online yang Efektif

Penguasaan teknik closing saya kira wajib hukumnya bagi kamu yang berprofesi sebagai seorang marketer. Tahapan terakhir penentu keputusan pembelian customer agar membeli produk yang ditawarkan. Closing adalah tujuan akhir penjual. Dalam hal ini adalah teknik closing yang efektif, bukan yang asal-asalan.

www.lisubisnis.com

Saya melakukan riset sederhana, banyak pencarian untuk kata kunci ‘arti kata closing’ dan ‘cara closing produk/sales yang jitu pasti berhasil’. Ini mengindikasikan informasi yang akan saya share di sini sangat bermanfaat bagi kamu yang sudah membaca sampai kalimat ini. Mari lanjutkan.

Teori dan praktek ibarat kamu dan jodoh kamu, dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Pilih mana, memahami teori dulu baru kemudian praktek, atau praktek dulu baru kemudian menemukan teori dan memahaminya. Kalau saya jelas pilih yang pertama. Jika sependapat, lanjutkan membaca prinsip closing di bawah ini sebelum menerapkan teknik closing yang akan menjadi bahasan artikel lisubisnis.com selanjutnya.

Jangan menyerah dengan kata TIDAK
Ketika calon pembeli menolak penawaran kita dengan mengatakan TIDAK atau NGGA. Maka ini bukan akhir dari segalanya. Dibalik penolakan pasti ada alasannya. Posisikan kamu sebagai pembeli, coba tebak apa yang ada di benak calon konsumen.

Misalnya seorang penjual jam tangan couple yang mendapatkan penolakan dari calon konsumen. Mungkin karena alasan tidak sekarang karena belum punya uang, tidak cocok dengan harganya, tidak tertarik dengan warnanya, dan lain sebagainya.

Terus gali keinginan calon konsumen dan temukan alasan kenapa mereka menolak penawaran kamu. Misalkan calon konsumen tidak berminat karena warnanya tidak sesuai seleranya, kamu tinggal menawarkan produk lain dengan warna yang diinginkan.

Prinsip ini sejalan dengan perinsip “Penanya yang menang”. Terus ajukan pertanyaan ke calon konsumen sampai kamu mengetahui keinginan mereka. Jangan sampai perbincangan berhenti di kamu. Jawab, tanya. Jawab, tanya. Ajukan pertanyaan yang berpeluang besar dijawab YA! oleh calon pembeli.

Jangan pernah berkata TIDAK kepada calon konsumen
Marketer handal selalu berkata ada, bisa dan boleh. Setiap pernyataan atau pertanyaan calon konsumen merupakan kesempatan untuk ‘menyerang balik’ mereka.

Misalnya mereka bertanya, “Apa ada model jam tangan couple lain dengan warna yang sama?” Jangan berpikir, langsung saja jawab ADA! meskipun kita belum tahu status stoknya. Setelah itu segera cek stok produknya.

Syukur kalau stoknya ada, kalau ternyata sudah habis, kamu bisa bilang, "maaf ternyata stoknya habis. Model yang ini best seller banyak peminatnya.”
“Bisa dikirim foto-foto model yang ready?” Jawab BISA! dan usahakan kirim secepatnya. “Boleh dijelaskan spesifikasinya?” Jawab BOLEH! dan jelaskan serinci mungkin.

Selalu membuat NYAMAN calon pembeli
Tiga kata yang wajib digunakan ketika berkomunikasi dengan calon pembeli adalah maaf, terima kasih dan tolong. Kita harus selalu memakai kata atau kalimat positif kepada konsumen.

Misalnya, “Maaf ka, kalau sudah transfer segera konfirmasi ya, biar segera diproses.” “Terima kasih atas orderannya, semoga awet produk dan juga pemiliknya J.” “Tolong kirim alamat lengkapnya ka.”

Panggil dengan NAMA konsumen agar lebih akrab
Sebutkan nama konsumen saat berinteraksi. Hal ini bisa lebih mendekatkan dan menambah kepercayaan konsumen terhadap kamu. Misalnya “Terima kasih ka Indri atas orderannya, no resi akan dikirim segera sebagai bukti produk sudah dikirim.”

PUJI calon konsumen
Pada dasarnya seseorang senang dipuji. Cobalah untuk mengapresiasi konsumen dengan kata-kata pujian. Seperti “benar itu”, “kaka hebat”, “Selera kaka bagus, itu memang produk yang lagi nge-trend”.

Berhasil closing memang tidak semudah menengok ke kiri dan ke kanan, Dr. Herb True dalam penelitiannya menjelaskan bahwa 46% penjual menyerah ketika gagal closing untuk pertama kalinya dan 60% closing terjadi di percobaan kelima. Jadi, jangan gampang menyerah.

Setelah berkutat dengan teori di atas, saya yakin kamu sudah siap untuk mempraktekannya dalam berjualan. Percayalah closing produk akan semakin mudah. Semoga bermanfaat dan ditunggu kunjungannya untuk membaca artikel terbaru dari lisubisnis.com.

Referensi: Dewa Eka Prayoga, Ekspedisiilmu.
Seragam Cafe Unik

Seragam Cafe Unik

seragam cafe unik, contoh lukisan dinding cafe, cafe wallpaper border, dekorasi dinding cafe, dinding cafe keren, desain dinding cafe unik, hiasan dinding cafe, wallpaper dinding untuk cafe, desain cafe unik sederhana.

Biasa orang ke cafe untuk apa? Apa hanya untuk makan saja? Dulu mungkin iya tapi sekarang cafe bukan lagi sekedar tempat makan tapi tempat nongkrong bersama teman sekolah, kampus hingga kerjaan.

Kemudian tempat diskusi kerjaan juga dan terakhir tempat untuk bersantai melepas penat sambil berselancar internet setelah seharian kerja atau belajar, Jadi Cafe sekarang bukan hanya bertumpu pada makanannya saja sebagai ujung tombak tapi tempat makannnya juga.

Strategi bisnis cafe differentiation bisa lebih improv lagi tentunya karena sometimes walaupun makanannya tidak terlalu enak tapi konsumen bisa tetap betah karena tempatnya yang nyaman.

Tengok saja cafe Startbucks jika dibandingkan dengan cafe kaki lima atau cofe warung kopi mungkin rasanya tidak jauh beda. Tapi soal harganya bisa jauh beda kaya bumi dan langit. Ya karena konsumen betah dengan tempatnya yang ada wifi dan suasananya yang nyaman dan bikin segar.

Yup banyak wanita cantik yang berlalu lalang juga yang beli. Tempat yang nyaman dan suasana yang indah dan segar akan mengundang konsumen yang berkelas juga yang tentunya rela membayar mahal untuk makanan dan cafe anda.

Nah sebagai tips dari admin anda bisa improv dengan waitres yang segar dan enak dilihat. Setelah anda tentunya memenuhi kebutuhan utama cafe makanan yang cukup enak, tempat yang nyaman dan tentunya wifi.

Waitress dan waiter yang segar dan enak dilihat tentunya akan mengundakan konsumen kelas kakap juga yang rela membayar mahal untuk makanan dan minuman cafe anda,

Selain wajah yang yang good looking untuk waitress dan waiter nya tentu seragam cafe nya juga harus mendukung. Karena tampilan seragam akan sangat mempengaruhi tampilannya.

Nah sebagai referensi berikut seragam cafe unik yang bisa anda terapkan,










Benar kan tampilan seragam cafe yang keren tersebut menambah kelas bisnis cafe anda dan tentunya membuat nyaman dipandang konsumen.

Jika seragam cafe anda mash asal segeralah menggantinya seperti seragam cafe di atas, karena Ingat tampilan waitress dan waiter nya yang keren akan mengundang konsumen yang kakap juga yang rela bayar mahal.

Yup karena konsumen cafe juga butuh pemandangan segar juga.

Jika anda bingung untuk membuat seragam cafe nya admin bisa sarankan untuk membuat seragam cafe di Konveksi Garmen Studio yang udah teruji dan berpengalaman tentunya.

Plus jangan khawatir juga karena ada garansi 100%.

Untuk detailnya bisa kesini >> Seragam Cafe Unik


Seragam TRANS TV Terbaru

Seragam TRANS TV Terbaru

seragam trans tv, baju seragam Trans7, jual baju seragam trans tv terbaru, contoh kemeja trans tv terbaru, baju seragam net tv, baju reporter trans tv terbaru, jual baju trans tv terbaru, jual seragam trans tv kaskus, baju crew trans7

seragam trans tv secara kita tidak sadari sebagai penonton sering televisi trans sering kita lihat sekilas di acara-acara televisinya seperti Overa Van Java, Reality Shownya hingga acara Gosipnya yang diperlihatkan seolah Cameran/pekerja televisinya sedang bekerja. Mungkin bagi kita itu hanya tidak sengaja diperlihatkan Tapi tahukan itu bisa jadi dikonsep oleh CEO nya agar terlihat sekilas atau Natural.

Apa maksudnya? Maksudnya sebagai sarana branding, bagaimana terlihat kerennya pekerja televisi terutama televisi trans sedang bekerja dan mengenakan seragam hitam, stylist dan Gagah. Terlihat seperti pekarjaan yang mengagumkan dan keren, itulah yang ingin disampaikan. 

Tapi apakah anda merasa seperti yang disebutkan di atas? Sebagian yang saya amati yaitu teman atau keluarga mengatakan hal tersebut "Ih keren ya pekerja trans tv tersebut" Padahal penonton tidak tahu bagaimana beratnya pekerjaan kru televisi dan Gajih yang didapatkan pun masih jauh diharapakan terutama televisi baru seperti trans tv saat itu.

Tapi yang masyarakat tahu, Bekerja di Trans sangat keren dan bonafit dan pasti gajihnya besar. Padahal itu bisa dikatakan jauh dari pernyataan itu. Pernyataan tersebut adalah hasil branding yang sering kita lihat di televisi secara tidak sadar.

Dan Wishnutama yang saat itu sebagai CEO berhasil menciptkan persepsi itu. Tujuan apa? Agar pegawai trans memiliki kebanggaan dengan seragam yang dipakainya atau bangga dengan tempat kerjanya. Karena WishuTama tahu belum bisa memberikan gajih yang besar sebagai motivasinya.

Setidaknya mereka tidak malu kerja dimana, Atau mengganggap anda kerja di tempat yang keren dan gajih yang oke. Sehingga anda tidak malu dengan teman atau keluarga, anda kerja di mana. Dan Cewe inceran pun bisa ikut mendekat hehe..

Yap strategi yang diusung Wishutama adalah membuat kebanggaan dengan tempat kerjanya atau seragam yang dipakainya yaitu seragam trans tv yang terlihat keren, gagah dan stylist.

Bagaimana apakah anda tertarik kerja di trans tv?

Atau anda sebagai pemilik bisnis bisa menerapkan strategi seragam trans tv ini, Membuat seragam keren agar pegawai anda bangga dengan perusahaannya atau bangga dengan seragam yang dipakainya.

Alias tidak malu dengan cara menutupinya dengan jaket karena seragam yang keren akan menimbulkan kelas perusahaan anda..

Bagaimana tertarik buat seragam seperti seragam trans tv? anda bisa kesini >> seragam trans tv


3 Tipe Orang yang Harus Ada dalam Tim Bisnis

3 Tipe Orang yang Harus Ada dalam Tim Bisnis

Sendirian membangun bisnis adalah hal yang tidak mudah. Logikanya bisnis bisa meroket dengan lebih cepat jika ditangani bersama tim kerja yang baik dan efektif. Kita bisa saling melengkapi kekurangan sehingga bisa mengubahnya menjadi kekuatan.

3 Tipe Orang yang Harus Ada dalam Tim Bisnis lisubisnis.com bisnis muslim
Sumber: ebiz-tutorial.com

Saya perhatikan setiap pebisnis sukses tidak sendirian dalam membangun bisnisnya. Selalu ada sosok penting, partner atau tim yang berjuang bersama untuk membesarkan bisnisnya. Rekan saya bilang, “tidak ada yang namanya Superman, hanya ada Superteam”.

Sebut saja pebisnis asal luar negeri, Top Ittipat dengan produk cemilan rumput lautnya. Dalam film kisah nyata perjalanan bisnisnya, sang paman menjadi sosok penting yang membantu Top dalam membangun bisnisnya.

Leader harus mampu membangun team yang solid, teamwork yang baik, sehingga roda bisnis bisa berjalan dengan maksimal.

Bisnis yang baru dirintis, idealnya ditangani oleh 3 orang dengan karakter berbeda (Guy Kawasaki). Tiga jenis orang ini bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing. Bisnis bisa melesat lebih cepat jika mereka bekerja bersama. Tiga tipe orang tersebut adalah:

1. Orang yang ahli memproduksi (membuat produk)
Tipe pertama ini punya passion yang kuat terhadap produk buatannya. Beberapa bisa dikategorikan idealis. Contohnya adalah pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.

Orang produksi selalu memiliki banyak ide. Dia bisa mengeksekusi atau menciptakan produk atau jasa yang bernilai. Orang tipe ini biasanya banyak menciptakan peluang bisnis baru.

Tipe pertama ini sangat dibutuhkan dalam tim bisnis agar produk atau jasa bisa terus berinovasi, berkembang dan maju. Walaupun bisnis kita banyak pesaingnya.

Muncul pertanyaan bagaimana jika kita tidak bisa membuat produk, namun tahu produk yang bagus? Atau kita tahu produk yang layak dijual, namun tidak memiliki kapasitas untuk memproduksinya?

Jawabannya adalah menjualkan produk orang lain, atau menjadi reseller. Klik disini untuk mengetahui caranya.

2. Orang yang bisa menjual
Orang tipe kedua adalah orang yang bisa menjual produk yang dibuat oleh orang tipe pertama. Ciri orang tipe ini adalah memiliki relasi yang luas, suka berada di depan layar dan nyaman bila berada di tengah kerumunan orang.

Orang pemasaran memiliki skill persuasi, yaitu memengaruhi orang lain melalui perkataan, tindakan atau tulisan. Dia tidak demam panggung dan ahli dalam melakukan presentasi. Contohnya adalah pendiri Apple, Steve Jobs.

Skill berjualan ini pada dasarnya bisa dilatih. Orang tipe pertama bisa saja memiliki kemampuan orang pemasaran, begitu juga sebaliknya. Karena kita bicara tim, sebaiknya setiap orang fokus untuk menangani tugas yang spesifik.

3. Orang yang bisa mengatur keuangan
Tipe ketiga adalah orang yang teliti dan suka angka-angka. Tipe orang ini biasanya sangat disiplin, cenderung kaku saat bertemu orang lain sehingga senang berada di belakang layar.

Tipe orang ini jarang ditemui berada di jajaran owner atau founder. Padahal ilmu akuntansi erat kaitannya dengan bisnis. Contoh orang tipe keuangan adalah pendiri Berkshire Hathaway, Warren Buffet.

Sangat penting untuk memahami cara mengatur keuangan di dalam bisnis. Terutama jika sudah memiliki omset yang besar, banyak hal yang harus diurus semisal perkara pajak.

Oleh karena itu setiap pengusaha minimal harus memahami indikator keuangan dalam bisnis.

Tipe yang manakah kamu? Sudah saatnya untuk melengkapi tim bisnis kamu dengan dua tipe orang lainnya. Jangan merasa bisa menangani semuanya sendiri, saya pastikan kamu akan kerepotan.

Referensi: Fikry Fatullah, YukBisnis.com
Cara Mendapatkan Income dari Internet dengan 4 Model Bisnis Online Terbaik

Cara Mendapatkan Income dari Internet dengan 4 Model Bisnis Online Terbaik

Bisnis online adalah satu dari sekian banyak cara mendapatkan uang dari internet. Sampai saat ini masih banyak hal yang membingungkan terkait bisnis online, saya sendiri merasakannya. Begitu banyaknya peluang dan metode bisnis online sehingga membuat ‘sakit’. Demam bisnis online benar-benar tengah melanda dunia.

Cara Mendapatkan Income dari Internet dengan 4 Model Bisnis Online Terbaik lisubisnis.com bisnis muslim
sumber: sfimg.csidn.com

Orang-orang mulai belajar bagaimana cara menghasilkan uang melalui internet. Berusaha mendapatkan ratusan dolar per hari dari internet. Banyak pencarian kata kunci di mesin penelusuran Google terkait ‘Cari uang di internet’ sampai ‘Cara mencari personal income’. Bisnis online salah satu solusinya.

Coach Denny Santoso mengibaratkan Bisnis Online sebagai TEEN SEX (seks untuk anak muda). Semua orang ‘ingin’, semua orang ‘membicarakan’, tetapi begitu dihadapkan dengan bisnis online, muncul kebingung untuk memulainya.

Seperti yang saya tulis di awal, metode bisnis online itu banyak sekali. Dalam artikel ini kita sebutkan empat di antaranya. Cukup untuk menjawab pertanyaan bagaimana cara mencari penghasilan tambahan yang laris lewat internet untuk ibu rumah tangga sampai mahasiswa.

1. Mengelola Blog (website)
Blogger bukanlah istilah baru di dunia internet. Saat ini profesi Blogger tengah menjadi mata pencaharian yang menjanjikan, penghasilannya yang besar bukan isapan jempol belaka. Saya sendiri menyesal, kenapa tidak dari dulu menekuni dunia blog.

Promosikan blog yang kamu kelola dengan membagikan link artikelnya ke sosial media, datangkan pengunjung sebanyak-banyaknya. Kunci dari blog yang mampu menghasilkan income adalah traffic pengunjungnya yang tinggi.

Entah itu blog pribadi atau blog dengan tema khusus sampai blog gado-gado, pastikan kontennya menarik dan bermanfaat untuk para pembaca. Ambil hati para netizen agar berkunjung lagi dan lagi ke blog kamu. Tidak disarankan meramaikan blog dengan konten-konten negatif.

Monetisasi blog yang dikelola dengan memasang iklan produk sendiri atau produk orang lain, mengikuti program affiliate atau menjadi publisher Google Adsense. Temukan cara menghasilkan uang lewat blog dari artikel yang saya tulis di lisubisnis.com.

2. Menjadi Freelancer
Apakah kamu punya skill tertentu? Banyak pebisnis yang membutuhkan jasa freelancer. Coba cari di internet freelancer apa saja yang banyak dibutuhkan. Mudah-mudahan kamu punya skill yang diperlukan.

Masuk saja ke situs freelancer dan ambil tugas yang cocok dengan keahlian kita. Banyak pekerjaan yang bisa dilakukan seperti entry data, menulis artikel, penulis lepas, survey online, desainer, fotografer, jasa pembuatan website, jasa SEO dan lain sebagainya.

3. Affiliate Marketing
Seperti yang dijelaskan pada poin nomor satu, kita bisa menggunakan blog sebagai media affiliate. Kita bisa mempromosikan barang orang lain dan mendapatkan komisi dengan jumlah tertentu untuk setiap produk yang terjual.

Contoh bisnis afiliasi adalah program PPS seperti Lazada, Amazon, dan Clickbank. Coba temukan penjelasan lebih lengkap mengenai affiliate marketing di blog bisnis ini.

4. Ecommerce & Dropshipping
Model ini menjadi primadona, sangat digemari oleh para pebisnis online. Alasannya pertama adalah karena ecommerce adalah jualan produk. Setiap orang pasti membeli produk untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dropshipping merupakan sistem di mana penjual tidak perlu memiliki stok produk sendiri. Cukup buka toko online (website atau olshop sosmed) dan mempromosikannya untuk menarik pengunjung.

Jika pengunjung tertarik dan memesan produk dari toko online, kamu tinggal pesankan barangnya dari pihak penyedia barang (supplier) dan mereka yang akan mengirimkan barangnya langsung ke konsumen olshop kamu.

Cara seperti ini ‘enak’ sekali karena kita tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk modal awal. Hanya cukup membuat toko online dan melakukan promosi di media sosial atau internet.

Bayangkan kalau kamu menerapkan metode konvensional dengan membuka toko offline, akan sangat mahal sekali. Modal sewa atau biaya pendirian toko, belum uang yang harus dikeluarkan untuk stok barangnya.

Cobalah untuk bergabung menjadi dropshipper supplier.id dengan mendaftar lewat link berikut ini. Modal minim namun mendatangkan keuntungan yang besar.


Kenapa tidak meng-klik? Kesuksesan dimulai dari langkah pertama, mencoba dan terus mencoba. Jika kamu tidak mau mencoba, artinya peluang menuju sukses terlewat percuma. Jadilah bagian dari orang yang mau mencoba dan meraih sukses, kalau ditengah jalan tidak sreg, tinggalkan saja. Tidak ada ruginya.


Demikian empat pilihan model bisnis online yang bisa kamu pilih untuk mendapatkan income besar dari internet. Semoga bermanfaat dan salam sukses dua dunia.
Ketahui 28 Fakta Mengejutkan Tentang Penjualan Lewat Infografis Ini

Ketahui 28 Fakta Mengejutkan Tentang Penjualan Lewat Infografis Ini

Tim penjualan (sales marketing) selalu dihadapkan pada tantangan meyakinkan seseorang untuk membeli produk yang ditawarkan. Tim penjualan dituntut melakukan kinerja yang luar biasa dalam mencapai target penjualan.

Beberapa waktu yang lalu, Bisnis Muslim menerima e-mail untuk berbagi informasi bermanfaat mengenai penjualan. Infografis dari Coach Tom (www.tommcifle.com) berikut ini memberikan beberapa fakta mengejutkan tentang penjualan.

Ketahui 28 Fakta Mengejutkan Tentang Penjualan Lewat Infografis Ini lisubisnis.com bisnis muslim

Setidaknya ada 28 fakta penting yang disuguhkan, sehingga bisa membantu kita dalam menyusun strategi untuk mencapai target penjualan dan cara mengembalikan energi dan mental tim penjualan. Sebagai leader dituntut untuk bisa membentuk tim penjualan yang menguasai teknik dan memahami cara memotivasi diri sendiri dan rekan kerja. Sehingga tim bisa berhasil mencapai target penjualan dengan maksimal.

Infografis tersebut menyadarkan lagi bahwa follow up sangat berperan penting dalam memperbesar peluang keberhasilan closing. Ditunjukkan pula bahwa hampir 85% orang-orang memiliki pandangan negatif terhadap sales.

Fakta-fakta yang ringkas dan berisi sampai disuguhkan 5 kunci sukses untuk menjual produk. Semoga infografis ini bermanfaat. Salam sukses dua dunia :)
Kontroversi Mie Bikini, Bihun Kekinian Bukti Kemasan Produk Makanan Ringan Harus Unik dan Menarik

Kontroversi Mie Bikini, Bihun Kekinian Bukti Kemasan Produk Makanan Ringan Harus Unik dan Menarik

Mie Bikini (Bihun Kekinian) menjadi produk yang ramai dibicarakan, viral di media sosial karena kontroversi yang ditetaskannya. Bukan karena cara bikin mie bihunnya, resep bikin mie bihunnya yang aneh atau cara bikin martabak mie bihun. Produk makanan ringan ini dianggap meresahkan masyarakat karena merek dan kemasannya berbau unsur pornografi.

Desain kemasan nampak tak senonoh, vulgar dengan menampilkan bagian tubuh perempuan berbikini tanpa sensor. Kemudian tagline atau slogan yang digunakannya tidak kalah vulgar, yaitu kalimat provokatif ‘remas aku’. Tentu saja ini menimbulkan pikiran negatif dari orang yang melihatnya.

Kontroversi Mie Bikini, Bihun Kekinian Bukti Kemasan Produk Makanan Ringan Harus Unik dan Menarik lisubisnis.com bisnis muslim
Mie Bikini (sumber: wowkeren.com)

Selain itu produsen makanan ringan ini (Cemilindo) belum memiliki izin edar dari BPOM dan mencantumkan logo halal di kemasannya tanpa izin resmi, jika terbukti menyalahi aturan bisa dihukum kurungan maksimal 2 tahun atau denda paling banyak 4 miliar.

Balai besar pengawasan obat dan makanan (BBPOM) Bandung didampingi petugas polsek dan koramil mendapati produsen Bikini Snack bertempat di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Diketahui pemilik bisnis ini adalah seorang pengusaha muda bernama Pratiwi Darmawanti Oktavia yang biasa disapa Tiwi. Usaha ini sudah dijalankannya selama empat bulan terhitung sejak Maret 2016. Kurang lebih sudah diproduksi 11.000 bungkus Bikini Snack selama Maret sampai Juni 2016. Produk camilan bihun kremes ini dipasarkan secara online oleh mahasiswi yang saat ini diketahui sedang berkuliah di salah satu perguruan tinggi di Bandung.

Peredaran produk usaha rumahan dengan harga 15 – 20 ribu per bungkus ini diketahui sudah mencapai beberapa kota seperti Serang, Malang, Bali, Jambi, Depok, Jakarta, Bandung, Cirebon, Sukabumi, Surabaya, Yogyakarta, Lampung, Bekasi, Purwokerto, Pekanbaru dan Madiun.

Kreativitas manusia, kita sempitkan seorang entrepreneur memang tidak ada batasnya. Ada-ada saja inovasi unik nan kreatif yang diciptakannya. Namun tidak selalu inovasi bisa sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat, lebih jauh lagi hukum tertulis di Indonesia.

Syariat agama serta moral dan etika dalam berbisnis harus menjadi pertimbangan utama dalam berinovasi kreatif. Berkreasi boleh saja, tetapi ada batasan-batasan tertentu yang harus dijaga.

Tiwi adalah sosok pengusaha muslimah muda berumur 19 tahun yang cerdas, cantik dan kreatif. Jika terus maju membangun bisnisnya, saya yakin beliau akan menjadi salah satu pengisi daftar pengusaha sukses Indonesia.

Kemasan harus bisa memasarkan produk yang ada di dalamnya. Fungsi kemasan saat ini lebih dari sekedar melindungi produk. Kemasan harus bisa menjual dirinya sendiri. Saya yakin para pembaca artikel ini pernah membeli suatu produk karena alasan kemasannya yang unik dan menarik, bukan karena mereknya yang terkenal atau rasanya yang enak.

Produk Bikini-nya Tiwi, bisa menjadi contoh bahwa dalam hal ini, selain rasa yang enak, desain kemasan produk makanan ringan harus unik dan menarik. Namun itu saja tidak cukup, nilai dan norma serta hukum yang berlaku di masyarakat harus menjadi pertimbangan dalam batasan berkreasi.

Saya sendiri yakin tidak ada niatan untuk menghancurkan masa depan bangsa Indonesia dengan membuat anak-anak (konsumen) berada dalam kondisi tidak aman. Produk dibuat sedemikian rupa hanya untuk menjadi terlihat unik, lucu dan berbeda sehingga mendapatkan perhatian di benak konsumen.

Produk ini bermula dari tugas kuliah dan Tiwi beserta teman-temannya ingin membuat terobosan baru. Tiwi menjamin kalau Bikini berasal dari bahan-bahan yang dijamin kesehatan dan kehalalannya. Hanya saja produknya memang belum didaftarkan ke MUI dan BPOM.

Positifnya, produk jajanan ringan Bikini memang mendapatkan perhatian dan menjadi terkenal dengan konsep unik ini. Namun perlu diperhatikan bahwa ketenarannya diperoleh melalui hal negatif akibat dari kreativitas yang kebablasan. Tentu efek negatifnya akan lebih besar.

Dampak negatifnya bisnis yang menjanjikan ini terancam gulung tikar karena peralatan produksi dan ratusan ‘Bikini’ sudah disita. Petugas mengamankan peralatan produksi seperti wajan, kompor dan alat perekat kemasan. Selain itu turut disita 144 bungkus Bikini, 3.900 kemasan, 15 bungkus bumbu dan 40 bungkus bahan baku bihun. Sementara ini Tiwi masih berada di kediamannya.

Mudah mudahan pihak berwajib membuat kebijakan agar Tiwi diberi kesempatan untuk melanjutkan bisnisnya, tentu saja dengan memperbaiki kesalahannya. Konsep produknya harus dibenahi kembali, bisa dengan ganti merek (rebranding), mengurus perizinan dan mengganti desain kemasan.

Referensi: islampos.com, tribunnews.com, pojoksatu.id, tempo.co
Penjualan Online atau Offline? Distribusi dan Promosi Online atau Offline? Pilih Mana

Penjualan Online atau Offline? Distribusi dan Promosi Online atau Offline? Pilih Mana

Masih memikirkan lebih bagus mana antara bisnis online atau offline? Atau masih penasaran siapa yang ‘menang’ bisnis online vs bisnis offline? Masih mencari pengertian penjualan offline dan online? Sebaiknya baca artikel ini untuk mengetahui bagaimana cara pemasaran yang tepat untuk bisnis Muslimpreneur.

Penjualan Online atau Offline Distribusi dan Promosi Online atau Offline Pilih Mana webtrekk.com lisubisnis.com bisnis muslim.com lisubisnis.com bisnis muslim
sumber: webtrekk.com

Ada kalanya suatu produk tidak bisa dikirim atau dipaketkan ke konsumen karena beberapa hal tertentu. Lalu perlukah dipromosikan online juga? jawabannya bisa didapatkan setelah memahami saluran distribusi dan saluran promosi.

Saluran distribusi
Saluran distribusi adalah tempat atau jalur yang digunakan produsen untuk menyalurkan produknya ke konsumen. Kita bisa membagi saluran distribusi menjadi dua kelompok, yaitu distribusi offline dan distribusi online.

1. Distribusi Offline
Pemilihan distribusi produk ditentukan berdasarkan jenis produk yang ditawarkan. Jika produk bersifat tidak tahan lama, atau ada sebab lain yang mengakibatkan produk tidak bisa dikirimkan melalui paket sehingga terbatas hanya di dalam kota saja, maka distribusi offline menjadi pilihan yang bijak. Contohnya produk kue kukus/basah, ubi oven, dan makanan basah lainnya.

Beberapa jenis produk, ada yang lebih cocok untuk didistribusikan secara offline dibandingkan online. Misalnya adalah produk tahan lama yang bisa dicoba terlebih dahulu. Sebagai pria, saya lebih memilih untuk membeli sepatu secara langsung (datang ke toko agar bisa mencobanya). Kebanyakan pria saya yakin lebih mengutamakan kenyamanan saat dipakai jika menyangkut sepatu.

Ini menjadi kelebihan pemasaran offline, yaitu kelebihan penjualan offline saat penjual bisa melakukan persuasi lebih mendalam kepada calon konsumen. Konsumen pun mersa yakin karena produk yang diinginkan ada di depan mata. Dengan demikian presentase closing bisa lebih besar.

Berbeda halnya dengan sepatu wanita, didistribusikan online maupun offline sama-sama cocok. Kebanyakan wanita menurut Om Jaya lebih mementingkan gaya, rela menahan rasa tidak nyaman dengan sepatu barunya.

Jadi, selain jenis produk, perilaku konsumen (target pasar) juga menjadi pertimbangan dalam memilih jalur distribusi produk. Meskipun target pasar masih bisa diedukasi.

2. Distribusi Online
Kebalikan dari distribusi offline, produk tahan lama yang bisa dikirimkan lewat paket cocok untuk didistribusikan online. Contohnya kue kering, barang elektronik, jam tangan, dan kebanyakan produk tidak cepat basi bisa dikirimkan.

Kelemahan penjualan online terletak pada keterbatasan indera, oleh karena itu foto produk yang menarik, deskripsi lengkap produk dan testimoni atau review dari konsumen lainnya sangat diperlukan. Hal ini dimaksudkan agar calon pembeli memperoleh informasi yang lengkap dan meminimalisasi keraguan.

Saluran promosi
Saluran promosi adalah media yang dipakai untuk menawarkan produk kepada konsumen atau target pasar.

Pertimbangan dalam pemilihan saluran promosi adalah target pasar dan tempat mereka berada. Jadi tidak selalu jika produk menggunakan distribusi offline, maka saluran promosi pun offline juga. Tempat target pasar berada tidak selalu berupa lokasi fisik / offline, saat ini website, media sosial, aplikasi chat, dan media online lainnya menjadi tempat target pasar berada.

Angka Pengguna Internet Indonesia : 88,1 juta (data: APJI 2016)
Rata-rata akses dari PC/Tablet
:
4 jam 42 menit /hari
Rata-rata akses dari smartphone
:
3 jam 33 menit /hari
Rata-rata durasi menonton TV
:
2 jam 22 menit /hari
(Sumber: Global Webindex)

Jika target pasar adalah pengakses internet, kamu pasti tahu harus beriklan di mana. Jika bukan pengguna internet, maka saluran promosi offline atau konvensional bisa digunakan, seperti brosur, spanduk, megatron, media cetak sampai televisi lokal. Kelebihan pemasaran online saat ini adalah lebih murah dan terukur, sehingga menjadi pilihan utama pebisnis.

Saluran distribusi dan promosi ganda seringkali diterapkan oleh para pengusaha. Misalnya produk yang memerlukan outlet seperti rumah makan, fried chicken, baso, nasi goreng, kebab dan sebagainya. Apalagi jika lokasinya strategis, seperti di tempat wisata.

Jika outletnya masih satu dua, promosi offline menjadi pilihan terbaik dan utama dengan kombinasi promosi di media sosial. Gunakan media promosi seperti spanduk atau brosur karena distribusi masih terbatas jarak.

Lain lagi jika konsep bisnisnya franchise atau memiliki berbagai cabang outlet di beberapa kota besar, maka distribusi dan promosi offline dan online harus dikombinasikan semaksimal mungkin. Tujuannya untuk menjangkau target pasar seluas mungkin.

*referensi tulisan Om Jaya Setiabudi

Peluang Bisnis

Jam Tangan